Perkuat Kapasitas Laboratorium, BPMPT Dampingi Pengujian Mutu Pestisida di Yogyakarta
Laboratorium pengujian yang kompeten berperan penting dalam menghasilkan data analisis yang akurat, presisi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Untuk menjamin keandalan hasil pengujian, diperlukan penerapan sistem jaminan mutu yang didukung oleh metode analisis tervalidasi, peralatan terkalibrasi, serta personel yang kompeten sesuai bidangnya.
Sebagai upaya meningkatkan kapasitas laboratorium pengujian pestisida di daerah, Balai Pengujian Mutu Produk Tanaman (BPMPT) melaksanakan pendampingan teknis kepada Laboratorium Pengujian Mutu Produk Pertanian (LPMPP) UPTD Balai Proteksi Tanaman Pertanian Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi personel dalam pengujian mutu formulasi pestisida menggunakan instrumen kromatografi serta memberikan pemahaman mengenai penerapan validasi metode analisis sesuai pedoman yang berlaku.
Peningkatan Kompetensi dan Praktik Pengujian
Dalam kegiatan pendampingan, peserta memperoleh pemahaman mengenai prinsip kerja dan pengoperasian instrumen kromatografi gas (KG), mulai dari persiapan pelarut, larutan standar, dan sampel hingga pengoperasian instrumen serta interpretasi awal kromatogram.
Praktik pengujian dilakukan menggunakan sampel pestisida berbahan aktif deltametrin. Peserta melakukan optimasi kondisi analisis melalui penyesuaian parameter seperti suhu kolom, suhu injektor, suhu detektor, dan laju alir. Selanjutnya dilakukan penyiapan larutan standar dan sampel, penyusunan kurva kalibrasi, injeksi sampel, serta perhitungan kadar analit berdasarkan hasil kromatogram.
Pendampingan Validasi Metode Deltametrin
Selain praktik pengujian, kegiatan juga mencakup pendampingan validasi metode analisis deltametrin dengan mengacu pada pedoman Australian Pesticides and Veterinary Medicines Authority (APVMA). Parameter yang dipelajari dan diuji meliputi linearitas, selektivitas, rentang, dan akurasi.
Hasil pengujian linearitas menunjukkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,999989, yang menunjukkan hubungan linear yang sangat baik antara konsentrasi analit dan respons instrumen. Parameter validasi lainnya selanjutnya akan diselesaikan secara mandiri oleh LPMPP dengan dukungan pendampingan teknis dari BPMPT secara daring.
Mendorong Laboratorium yang Mandiri dan Andal
Kegiatan pendampingan teknis ini memberikan manfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan personel LPMPP, baik dari aspek teori maupun praktik pengujian. Melalui kegiatan ini, laboratorium diharapkan mampu melaksanakan pengujian mutu pestisida secara lebih mandiri, menghasilkan data pengujian yang valid, serta menerapkan sistem manajemen mutu secara konsisten sesuai persyaratan ISO/IEC 17025.
Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya BPMPT dalam memperkuat kapasitas laboratorium pengujian di daerah sekaligus mendukung tersedianya layanan pengujian mutu pestisida yang andal, akurat, dan berkelanjutan.